Dalam sambutannya, Jokowi berterima kasih atas penganugerahan gelar kehormatan tersebut yang disampaikan dengan pantun, layaknya adat Melayu Riau.
"Batang langsat berbuah lebat. Hendaknya dibawa ke Pulau Kerbau. Datang saya karena adat. Terima kasih, masyarakat Riau," kata Jokowi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa alasan pemberian gelar ini adalah keberhasilan pemerintah mengatasi asap di kawasan Riau, yang tiga tahun terakhir tidak muncul.
Jokowi juga menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2018 tentang Tanah Objek Reforma Agraria di mana tanah milik bersama diakui dan disertifikatkan.
Setelah itu, Jokowi bersama Ibu Negara Iriana Jokowi duduk di kursi kehormatan guna mengikuti prosesi tepuk tepung tawar bersama tokoh adat Melayu Riau.
Penganugerahan ini dilakukan di hadapan ratusan masyarakat adat Melayu Riau. Beberapa pejabat turut hadir, di antaranya Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Kepala BIN Budi Gunawan, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, serta Cendikiawan Melayu Yusril Ihza Mahendra. (chri/has)