Ayah Gilang, Sandi Syahputra (25), mengaku khawatir dengan kondisi putra pertamanya ini. Ia sebelumnya tidak melihat kejanggalan pada Gilang. Namun sejak Minggu (26/11) malam hingga Sabtu (15/12), bocah tersebut tetap tertidur.
"Kami sangat khawatir dengan kondisi putra kami. Kami berharap Gilang bisa bangun dari tidurnya dan tetap bermain dengan lincah dan gembira bersama temannya," kata Sandi ayah dari Gilang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Mengatasi Diabetes Akut dengan Diet Vegan |
"Dia nonton TV. Diajak tidur tidak mau dia. Dia bilang nanti, tidurnya sama ayahnya. Jadi malam itu, Gilang tidur sekitar pukul 23.00 Wib. Tapi keesokan harinya tidak bangun. Tidur aja," jelas Prili.
Lihat juga:Astenopia, Saat Mata Mulai Merasa Lelah |
Keesokan harinya juga sama, masih bisa terbangun namun kembali tertidur. Namun di hari ketiga, bocah itu terus tertidur. Hingga saat ini Gilang hanya bisa menggerakkan tangan dan kakinya. Akan tetapi, matanya tetap terpejam.
"Kami sangat khawatir dan membawa Gilang ke RSUD Deli Serdang. Gilang dirawat inap selama 14 hari di sana dan menjalani berbagai pemeriksaan. Gilang dinyatakan sehat," ucap Prili lagi.
Lihat juga:Melatih Diri Agar Tak Mengalami Insomnia |
"Setelah 18 hari diopname di rumah sakit, Gilang dibawa kembali ke rumah. Di rumah, Gilang diberi asupan makanan melalui selang infus. Kami sangat bingung, tak tahu apa yang terjadi pada putra kami," sebut Prili.
Warga sekitar, kerabat dan aparat pemerintah setempat telah menjenguk Gilang di rumahnya. Seperti keluarga, semuanya mendoakan dan berharap agar bocah itu segera pulih.
(fnr/arh)