Usamah sebelumnya mengungkap bahwa Prabowo sempat berbicara lantang dan menggebrak meja dalam rapat Dewan Penasehat Persaudaraan Alumni 212.
Menurut Dahnil, Usamah sedang menjalani tugas baru seperti mantan pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera dan Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perihal Prabowo menggebrak meja, Dahnil menanggapi dengan santai. Dia bertanya balik di mana dan kapan tepatnya Prabowo marah hingga memukul meja di hadapan ulama. Menurut Dahnil, Prabowo justru mendapat dukungan dari para ulama PA 212 melalui Ijtima Ulama II.
"Buktinya para ulama banyak mendukung full ke Pak Prabowo dan Bang Sandi. Jadi ya kalau pak Usamah Hisyam yang menyampaikan ya monggo saja," kata Dahnil.
Kala itu, Ketua Dewan Penasihat PA 212 Amien Rais memimpin rapat. Dia kemudian mempersilakan Prabowo berbicara tentang apa yang akan diperjuangkan jika didukung PA 212.
Isu Prabowo marah dan menggebrak meja di hadapan ulama dibantah oleh BPN Prabowo-Sandi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
"Yang sangat mengejutkan, ia berbicara sambil meninju keras meja rapat di depannya, sampai lima kali tinju, sehingga para ulama dan tokoh-tokoh yang hadir terperangah. Suasana menjadi tegang," kata Usamah.
Kesaksian Usamah itu ditulis di situs muslimobsession dengan judul "Prabowo Marah Meninju Meja, Para Ulama Terperangah". CNNIndonesia.com telah mengonfirmasi kepada Usamah dan dia membenarkan telah menulis artikel tersebut.
Isu Prabowo marah dan menggebrak meja di hadapan ulama dibantah oleh BPN Prabowo-Sandi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)