"Setelah terpuruk di kisaran 7-8 persen pada titik nadir prahara di awal tahun ini, perolehan kursi Partai Golkar kini telah meningkat cukup pesat, mencapai angka 16,8 persen," kata Airlangga dalam pertemuan silaturahmi keluarga besar Partai Golkar di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (20/12) malam.
Airlangga menjelaskan angka tersebut merupakan hasil survei internal yang sahih, dengan metode saint league melalui perhitungan per daerah pemilihan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari 15 persen di awal tahun maka November ini telah mencapai 75 persen. Hampir setahun kita bekerja keras dan alhamdulillah tanda-tandanya sudah cukup baik," katanya.
Dalam acara ini, Airlangga sekaligus mengenalkan pengurus baru yakni mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB).
Manfaatkan Big Data
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Cicip Syarif Sutarjo secara terpisah mengatakan pemilu legislatif 2019 yang menyisakan waktu empat bulan membutuhkan pola pemenangan dengan cara konvensional dan moderen.
"Pemanfaatan Big Data, seperti yang dirintis Partai Golkar, merupakan cita-cita dan harapan lama yang kini baru saja diwujudkan dengan nama 'Big Data Golkar Menang dan Micro Targetting' sebagai kado akhir tahun 2018", Kata Cicip dalam keterangannya.
"Dengan Big Data, menyasar target pemilih pendukung dengan Micro Targetting akan memudahkan caleg bekerja di lapangan," ujarnya.
Melalui Big Data, lanjutnya, dapat menghadirkan kekuatan pemetaan pemilih, penentuan matematika politik, sebaran wilayah garapan, hingga penentuan pola pemenangan yang cermat. Hal ini kata dia meningkatkan peluang kemenangan Partai Golkar dan memudahkan calon anggota legislatif lolos ke DPR RI. (swo/wis)