Hal ini dikatakan Plate menyikapi keterlibatan Anies yang diduga bisa menaikkan elektabilitas Prabowo-Sandi di DKI Jakarta. Ia justru mengklaim elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin terus memuncak.
"Elektabilitas Pak Jokowi dan Pak Ma'ruf Amin membaik, malah Pak Prabowo cenderung stagnan kan buktinya," kata Plate di Kantor DPP NasDem, Jakarta, Kamis (20/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada sejumlah cara dan tahapan yang bakal TKN lakukan, mulai dari tindakan masif, defensif, hingga ofensif.
"10 provinsi pemilih terbesar menjadi perhatian serius dari kami untuk melakukan penetrasi kampanye yang masif sedikit ofensif," kata dia.
Hal itu dikatakan Anies saat menghadiri Konfernas Gerindra di Bogor, Jawa Barat, Senin lalu. Dalam sambutannya Anies tak hanya menyampaikan harapan kemenangan kepada Prabowo-Sandi. Dia juga turut berpose mengacungkan dua jari.
Erick Thohir Dilaporkan ke Bawaslu
Di tempat terpisah, Ketua TKN Erick Thohir dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) atas pernyataanya yang diduga sebagai kampanye hitam (black campaign).
Erick dilaporkan karena diduga membuat pernyataan yang menuduh Sandiaga Uno bersandiwara terkait kasus penolakan yang dialami Sandi di Pasar Kota Pinang, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu.
"Bahwasanya beliau menyampaikan kejadian itu adalah sebuah rekayasa. Adalah sebuah sandiwara," kata Djamaluddin Koeboedoen selaku Koordinator Tim Pengacara dari Tim Advokat Indonesia Bergerak (TAIB).
"Dia melakukan itu tanpa ada paksaan dan unsur lain. Oleh karena itu, teman-teman kalau kemudian merasa keberatan terhadap soal menjaga marwah demokrasi, maka diharapkan melakukan yang baik bagi masyarakat," ujarnya.
Erick dilaporkan dengan pasal 280 ayat 1Undang-Undang No.7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum.
Djamaluddin mengatakan pihaknya membawa sejumlah bukti seperti screenshot pernyataannya di berbagai media, beberapa video dan bukti-bukti lainnya.
(ctr/ani/wis)