Menurut Agus wajah politik Indonesia yang demikian jauh dari nilai-nilai edukasi politik yang seharusnya diberikan kepada masyarakat.
"Bahwa akhir-akhir ini kita tahu politik kita menjadi sangat kasar, saling melempar caci-maki. Padahal ini negara kita sendiri, saudara kita sendiri," ujar Agus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya juga Demokrat ingin sekali menjalankan politik yang beradab dan penuh dengan nilai-nilai kemanusiaan tadi," imbuhnya.
"Tentunya yang paling kita ingat selamanya ialah nilai-nilai pluralisme yang beliau ajarkan bagi masyarakat Indonesia yang sangat majemuk dan ini harus kita turunkan dari generasi ke generasi berikutnya," pungkas Agus.
Selain Agus, ada pula tokoh nasional lainnya seperti Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Mahfud MD, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin hingga KH Maimun Zubair dan Habib Abu Bakar al-Attas.
Tema Haul Gus Dur kali ini mengangkat "Yang Lebih Penting dari Politik adalah Kemanusiaan". Tema itu menanggapi situasi terkini politik di Indonesia yang kian panas jelang Pemilu 2019 (bin/wis)