"Kami sekeluarga langsung menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman," kata Ipat, Minggu (23/12) dikutip Antara.
Gelombang pasang menerjang pesisir pantai sekitar pukul 21.30 WIB. Ribuan masyarakat menyelamatkan diri dengan berlari ke lokasi perbukitan dan pegunungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, barang-barang perabotan rumah tangga tidak ada yang diselamatkan karena ketika gelombang pasang warga hanya menggunakan pakaian saja yang melekat di badan.
"Kami merasa ketakutan saat melihat gelombang pasang cukup deras dan beruntung menyelamatkan diri," katanya.
Sebab, gelombang pasang di sekitar pantai masih berlangsung. Namun, pihaknya menerima laporan rumah warga kebanyakan roboh dan mengalami kerusakan parah.
"Kami belum memastikan jumlah kerusakan infrastuktur, rumah dan korbn jiwa," katanya. (antara/osc)