Made menuturkan 89 orang tersebut merupakan sebagian dari total 260 karyawan yang mengikuti kegiatan wisata yang digelar Unit Induk Transmisi PLN Jawa Barat di kawasan tersebut saat bencana terjadi.
Tak hanya karyawan, acara wisata itu juga turut dihadiri oleh anggota keluarga karyawan PLN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Made mengatakan pihaknya masih terus mendata dan melakukan upaya pencarian karyawan yang hilang. PLN, paparnya, telah mengirimkan 36 mobil ambulans ke lokasi bencana untuk membantu proses evakuasi.
Ia menuturkan ada sekitar 146 gardu yang berhasil dinyalakan, sementara 102 gardu lainnya masih padam."Selain itu terdapat 20 tiang SUTM roboh akibat diterjang Tsunami," kata Made.
Saat ini PLN juga telah membentuk tim gerak cepat tanggap bencana serta mengirimkan 26 ambulans ke lokasi bencana.
Selain karyawan PLN, sebelumnya Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora), Gatot S Dewa Broto, menuturkan puluhan stafnya juga turut menjadi korban tsunami yang menerjang perairan Banten, Serang, dan Lampung itu.
(rds/asa)