Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Djohan Darmawan mengatakan, pasukan yang dikerahkan tersebut yakni 1 satuan setara kompi (SSK) dari Batalyon Infanteri 143, 1 SSK Kodim Bandar Lampung, 1 SSK Kodim Lampung Selatan, 1 SSK Kodim Lampung Tengah, 1 peleton Denbekang Lampung, serta 2 peleton Brigmar-4/BS.
"Hari ini seluruh pasukan sudah dikerahkan. Serta pasukan pendukung lainnya, meliputi Denbekang dan Denkes Lampung yang membantu menyalurkan bantuan dan sebagai tenaga medis, dan kesehatan lapangan," ujar Djohan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasukan yang dikerahkan membawa berbagai perlengkapan bantuan seperti selimut dan pakaian layak pakai, serta dua tenda besar didirikan untuk dapur umum dan posko siaga bencana termasuk posko kesehatan di lokasi pengungsian.
Djohan berujar, pengiriman pasukan ini merupakan tindak lanjut dari perintah langsung Pangdam II/Sriwijaya Mayor Jenderal Irwan untuk mengantisipasi kemungkinan tsunami susulan yang akan terjadi.
Sementara itu, Kapolda Sumsel Inspektur Jenderal Zulkarnain Adinegara mengatakan, saat ini pihaknya mengirim helikopter beserta kru untuk membantu penanggulangan bencana tsunami di Lampung.
"Helikopter diperbantukan ke Polda Lampung. Polda Sumsel siaga untuk mengirimkan bantuan lainnya baik ke Lampung dan Banten," ujarnya.
"Namun untuk saat ini kita baru diminta untuk membantu helikopter saja. Untuk pengiriman personel belum [diminta]," ujar Zulkarnain. (idz/osc)