Selain itu KPU juga sudah menetapkan jadwal media televisi yang menyelenggarakan debat pertama sampai kelima.
Pengundian dan penetapan penyiaran debat pasangan calon presiden tersebut diselenggarakan di Ruang Sidang Utama KPU RI, Rabu (26/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua KPU RI Arief Budiman, Sekretariat Bawaslu RI Haryo Sudrajat, pemimpin redaksi media massa elektronik, TKN Jokowi-Ma'ruf Fikri Satari, Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi Priyo Budi Santoso.
1. Debat Pertama (capres-cawapres vs capres-cawapres): TVRI, RRI, Kompas TV dan RTV.
Tema Debat: Hukum, HAM, Korupsi dan Terorisme.
Tanggal dan Tempat: 17 Januari 2019 di Hotel Bidakara.
2. Debat Kedua (capres-capres): RCTI, GTV, MNC TV dan iNews TV.
Tema Debat: Energi dan Pangan, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, dan Infrastuktur.
Tanggal dan Tempat: 17 Februari 2019 di Hotel Sultan.
3. Debat Ketiga (cawapres-cawapres): Trans TV, Trans 7 dan CNN Indonesia TV.
Tema Debat: Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan serta Sosial dan Kebudayaan.
Tanggal dan Tempat: 17 Maret 2019 di Hotel Sultan.
4. Debat Keempat (capres-capres): Metro TV, SCTV dan Indosiar.
Tema Debat: Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan serta Hubungan Internasional.
Tanggal dan Tempat: 30 Maret 2019, tempat belum ditentukan.
5. Debat Kelima (capres-cawapres vs capres-cawapres): tvOne, ANTV, BeritasatuTV dan NET TV.
Tema Debat: Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi serta Perdagangan dan Industri.
Tanggal: Tanggal dan tempat belum ditentukan.
TKN Jokowi-Ma'ruf mengusulkan debat kelima diselenggarakan pada 10 April 2019. Sedangkan BPN Prabowo-Sandi mengusulkan pada 13 April 2019 lantaran Prabowo Subianto tak bisa hadir pada 10 April karena sudah ada agenda.
"Capres kami pada tanggal 10 April dan seterusnya sudah ada agenda yang tidak memungkinkan, kami mengusulkan tanggal 13 April," ujar Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso di kantor KPU, Jakarta.
Catatan Redaksi:
Nama-nama moderator debat dalam berita ini dihapus pada Kamis (27/12). Nama-nama tersebut dihapus karena Komisi Pemilihan Umum belum menetapkan moderator yang akan memandu rangkaian debat capres-cawapres. Demikian ralat dilakukan.
(dni/osc)