Moderator debat itu sebelumnya dinilai tim Prabowo-Sandi memiliki kecenderungan politik tertentu pada salah satu pasangan calon (paslon).
"Tim sebelah ini paranoid dan merusak kepercayaan pada KPU. Orang itu harus percaya dulu sama KPU, sampai sekarang mereka [calon moderator] menunjukkan kenetralannya kok," ujar Eva saat dihubungi, Jumat (28/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eva mengatakan, tiap paslon mestinya menjalin hubungan baik dengan KPU. Ia mengibaratkan hubungan keduanya seperti permainan dalam olah raga dengan KPU yang berposisi sebagai wasit.
Nama-nama itu di antaranya adalah Najwa Shihab, Alfito Deannova, Ira Koesno, dan Tommy Tjokro. Nama-nama itu telah disetujui KPU namun belum ditentukan siapa moderator yang akan memimpin jalannya debat pertama sampai kelima.
Di sisi lain, KPU hari ini diketahui menggelar rapat dengan TKN dan BPN untuk membahas penetapan moderator debat 1 dan penetapan jadwal pelaksanaan debat kelima. Mereka juga bakal membahas sosialisasi visi dan misi dari perwakilan masing-masing kandidat.