Proses evakuasi itu dilakukan setelah Kantor Zona Kamla Manado mendapatkan laporan dari perusahaan perjalanan sekitar pukul 19.00 Wita. Dalam laporannya disebutkan ada sejumlah turis asal China yang terjebak di sekitar Perairan Serei, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Mengutip dari rilis Bakamla yang diterima Jumat (28/12), armada boat yang membawa rombongan turis ke pulau tersebut tak bisa kembali karena angin kencang dan gelombang tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses evakuasi pun berjalan aman dan lancar meskipun gelombang cukup tinggi. Seluruh wisatawan asing yang berjumlah 93 orang baik pria, wanita, anak-anak dan balita dapat dievakuasi dengan aman dan tiba di Pangkalan Bakamla Serei pada pukul 23.45 Wita untuk selanjutnya kembali ke Manado menggunakan bus.
Terpisah, Direktur Operasi Laut Bakamla RI Laksma Bakamla Nursyawal Embun mengatakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah perairan Indonesia saat ini dalam kondisi buruk dan berbahaya untuk pelayaran.
Oleh karena itu, sambungnya, Bakamla telah menyiagakan sejumlah kapal patroli untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan baik yang diakibatkan oleh kecelakaan maupun bencana alam.