Wakil Ketua RT 1/RW 06, Irvan Sunandar mencatat sekitar 209 warga di RW 06, Desa Labuan menjadi korban dan harus mengungsi akibat banjir kali ini.
"Kami perkirakan sekitar 209 keluarga mengungsi di satu RW 06 yang terdampak banjir," kata Irvan kepada CNNIndonesia.com, Selasa (1/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga mengatakan petugas masih melakukan proses evakuasi korban yang masih terjabk di rumah masing-masing.
Irvan menjelaskan banjir kembali terjadi akibat curah hujan yang tinggi sejak malam pergantian tahun baru atau tepatnya Senin (31/12) pukul 22.00 WIB. Sejak saat itu ketinggian air terus meningkat hingga merendam ratusan pemukiman warga.
"Jadi air di kali tersumbat gara-gara tertumpuknya kapal-kapal itu, jadi air ga bisa langsung mengalir masuk ke laut," kata dia.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, ketinggian air di beberapa tempat di Desa Teluk telah menyentuh atap rumah warga.
Akibatnya, lalu lintas di sekitar Jalan Perintis Kemerdekaan ke arah Pasar Labuan mengalami kemacetan. Hal itu disebabkan karena banyaknya warga yang lalu lalang memenuhi jalan utama. (rzr/evn)