Hal itu dinyatakan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam siaran persnya, Kamis (3/1), dikutip dari Antara.
PVMBG menyebut bahwa Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau mendeteksi 60 gempa letusan dengan amplitudo 16-30 mm dan durasi 38-120 detik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data dari Stasiun Sertung di Selat Sunda juga menunjukkan tremor menerus masih meliputi gunung api tersebut.
[Gambas:Twitter]
Sepanjang pengamatan pos, gunung api di dalam laut dengan ketinggian saat ini 110 meter dari permukaan laut (mdpl), yang sebelumnya 338 mdpl, itu tidak mengeluarkan suara dentuman.
Berdasarkan hasil pengamatan itu, pusat vulkanologi menyimpulkan status aktivitas Gunung Anak Krakatau masih pada Level III (Siaga), dan merekomendasikan warga atau wisatawan tidak mendekati radius 5 kilometer dari kawah.
(arh/sur)