Kepala BMKG Stasiun EL Tari Bambang Santiajid mengatakan wilayah yang berpotensi diterpa angin kencang antara lain Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, dan Jawa Timur bagian utara.
Daerah lainnya adalah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara dan Maluku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang menjelaskan berdasarkan analisis kondisi atmosfer terkini, pada jam 07.00 WIB tanggal 31 Desember 2018, teridentifikasi peningkatan tekanan udara di dataran Asia. Selain itu, terpantau juga bibit siklon di sebelah utara Indonesia yakni 97W tepatnya di Laut China Selatan.
Kondisi ini disebut Bambang menyebabkan pergerakan massa udara dari Asia yang bergerak menuju Indonesia mengalami penguatan, sehingga berdampak pula pada potensi peningkatan kecepatan angin.
Selain angin kencang fenomena itu juga bisa memicu ketinggian gelombang laut dan potensi hujan lebat di beberapa wilayah di Indonesia.
"Sementara wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir pada 4 hingga 6 Januari 2019, antara lain Sumatera Barat, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB dan Nusa Tenggara Timur (NTT)," tambah Bambang Santiajid. (wis)