"Enggak perlu ditanggapi. Yang ngomong juga bukan orang PBB," kata Yusril saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (3/1).
Thohir mendesak Yusril mundur saat digelar Forum Silaturahim Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Dewan Dakwah Islamiyah sendiri merupakan salah satu dari 27 ormas Islam yang turut membidani lahirnya PBB pada 1998 silam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yusril memutuskan menjadi pengacara pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Sementara Dewan Dakwah menyatakan para kadernya belum bisa memahami keputusan Yusril tersebut.
Sementara itu Sekjen PBB Afriansyah Ferry Noer mengatakan Dewan Dakwah selama ini tidak pernah mengajak dan melibatkan Yusril untuk berdiskusi. Dia menilai desakan mundur itu justru mendeskreditkan Yusril.
Ferry menegaskan Thohir Luth yang menyuarakan agar Yusril mundur, bukanlah kader PBB. Dia menduga Thohir memiliki agenda memecah-belah PBB dan berharap simpatisan atau kader PBB tidak terpancing desakan tersebut.
"Para kader PBB harus tetap tenang dan terus fokus menghadapi Pemilihan Legislatif 2019," ujar dia.
Eva berkata keputusan Yusril menerima pinangan menjadi kuasa hukum capres dan cawapres nomor urut 01 itu dilakukan sebagai profesional dan bukan sebagai Ketum PBB.
"Beliau, kan, lawyer, enggak ada urusan dengan TKN. Kita minta sebagai profesional, pribadi bukan sebagai ketum PBB," ujar Eva saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis.
(wis)