Sebagai penghargaan sekaligus sindiran politik, PSI menetapkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berhak dapat award 'Kebohongan Paling Lebay'. Penghargaan ini adalah respons atas pernyataan Prabowo soal selang cuci darah bagi pasien BPJS Kesehatan di RSCM Jakarta.
Kepada pendampingnya, Sandiaga Uno, PSI memberikan penghargaan 'Kebohongan yang Hakiki' atas pernyataannya soal pembangunan tol tanpa utang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Award ini adalah peringatan bagi publik agar tidak terjadi normalisasi atas kebohongan dan pembiaran atas kebohongan," kata Tsamara dalam konferensi pers di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Jumat (4/1).
"Apa kekurangan ide, gagasan, atau kesulitan mencari kesalahan Pak Jokowi dan Kiai Maruf sehingga dibuat hal aneh-aneh," ujarnya.
Penghargaan kepada Prabowo, Sandiaga Uno, dan Andi Arief rencananya akan dikirimkan langsung ke BPN dan Kantor DPP Partai Demokrat.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni mengaku khawatir penyebaran kebohongan itu telah menjadi kebiasaan.
"Saya khawatir sih sebenarnya ini menunjukkan kualitas beliau seorang leader yang berbicara tanpa data hanya untuk dua hal: menebar ketakutan dan memenangkan pertarungan," kata Raja Juli. (ani/wis)