Menurut Romi, hal itu merupakan taktik yang digunakan oleh kubu pasangan calon nomor urut 02 itu.
"Percayalah ini adalah strategi lawan, sebab mereka hanya cuma bisa membangun isu," ucap Romi dalam acara Harlah PPP ke-46 di kantor DPP PPP, Jakarta, Minggu malam (6/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Contoh hoaks lain menurut Romi yang dimainkan kubu Prabowo-Sandi yakni soal tujuh kontainer berisi surat suara tercoblos kolom paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
"Mereka terus menerus membuat hoaks dan diberitakan berulang kali. Mereka juga menggunakan banyak situs dadakan untuk menyebar kebohongan," kata Romi.
Menurut Romi, kubu Prabowo-Sandi kerap memainkan hoaks lantaran tidak sekuat pada 2014 silam. Walhasil, memainkan hoaks menjadi taktik yang kini dilakukan.
"Kekuatan mereka di 'darat' jauh berkurang dibanding tahun 2014 lalu," kata Romi.
Romi kemudian meminta kepada seluruh kadernya di seluruh Indonesia agar waspada terhadap media sosial. Menurut dia, saat ini begitu banyak informasi yang beredar tanpa tersaring kebenarannya.
Dia berharap seluruh kader PPP, juga masyarakat secara umum, tidak mudah terpancing dengan informasi yang bersifat provokatif. Romi berharap kader PPP dan masyarakat agar lebih percaya terhadap berita dari media arus utama atau mainstream yang telah teruji keberadaannya.
"Mereka juga menggunakan banyak situs dadakan untuk menyebar kebohongan. Jangan mudah terpancing untuk membagikan berita-berita dari situs yang tidak jelas dan isinya penuh provokatif dan fitnah," kata Romi.