"Ada artis, ada penyanyi dangdut, ada model," kata Harissandi, saat ditemui di Mapolda Jatim, Senin (7/1) siang.
Terkuaknya keterlibatan para artis itu setelah polisi menggali keterangan dari muncikari ES (37) dan TN (28). Keduanya merupakan muncikari yang ditangkap usai polisi membongkar prostitusi online yang melibatkan artis Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Percakapan mereka, antara pelanggan sama muncikari, namanya ada di handphone, oh dia pesan," kata Harissandi.
"Kebanyakan pengusaha, pejabat ada, pokoknya pejabat saja," jawab Harissandi, saat ditanya apakah pejabat tersebut adalah pemimpin daerah ataupun pejabat publik.
Vanessa Angel minta maaf ke publik karena membuat gaduh dengan kasus dugaan prostitusi online. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono) |
Para pemesan tak hanya para pengusaha, pejabat Indonesia, tapi juga orang berwarga negara asing (WNA)
"Ada dia mesen, mesen buat ke Hongkong, ke Singapura, berapa lama, tiga hari, ya tarifnya tiga ratus. Pemesannya bisa pejabat, bisa pengusaha, WNI semua, ada juga yang WNA," ujar dia.
Dari kasus itu polisi tak hanya menemukan 45 artis terlibat jaringan prostitusi online.
Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan mengatakan setidaknya ada 100 model majalah dewasa yang juga terlibat jaringan prostitusi online.
"Yang ES ini yang memang langsung berhubungan dengan oknum artis yang dia sediakan. Yang TN yaitu (muncikari) dari majalah dewasa. Ini nama-nama sudah kita pegang, ini ada 100 nama," kata dia.
Soal tarif ini, Luki menyebut ada perbedaan tarif berdasarkan tingkat popularitas.
"Ada yang Rp100 juta, Rp80 juta, Rp50 juta dan Rp25 juta," kata Luki.
Vanessa Angel minta maaf ke publik karena membuat gaduh dengan kasus dugaan prostitusi online. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)