Ketua DPC PDIP Surabaya Whisnu Sakti Buana mengatakan potensi perolehan suara tersebut masih belum sesuai harapan dan target yang diputuskan dalam Rapat Koordinasi Daerah PDIP Surabaya beberapa waktu lalu.
"Target Rakorda PDIP Surabaya itu 80 persen," katanya seperti dikutip dari Antara, Senin (7/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih ada 10 persen yang perlu digenjot untuk kemenangan Surabaya," ujar Whisnu yang juga Wakil Wali Kota Surabaya ini.
Saat ditanya kekalahan PDI Perjuangan pada saat Pilkada Jatim khususnya di Surabaya beberapa waktu lalu akan berdampak ke perolehan suara Jokowi-Ma'ruf, Whisnu yakin, tidak ada pengaruh besar. Keyakinan ia dasarkan pada hasil pemilihan gubernur.
"Secara hitungan matematis mestinya 100 persen kemenangan Jokowi-Ma'ruf di Surabaya. Tapi itu tidak masuk akal," katanya.
Meski demikian, Whisnu mengatakan, target kemenangan 80 persen untuk Surabaya tersebut tetap harus kerja keras untuk bisa mewujudkannya.
"Itu bukan hal yang mustahil bisa kita capai. Tentunya butuh kerja keras," ujarnya.