"Sampai jam 12.00 WIB [Senin (7/1)] tidak ada yang menyampaikan sanggahan. praktis enam perusahaan percetakan sudah lebih pasti, tinggal menunggu tanggal 8-10 Januari tanda tangan kontrak payung hukum antara LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah) dan perusahaan," kata Komisioner KPU Pramono Ubaid saat dikonfirmasi, Selasa (8/1).
Keenam perusahaan itu adalah PT Gramedia (Jakarta), PT Balai Pustaka (Jakarta), PT Aksara Grafika Pratama (Jakarta), PT Temprina Media Grafika (Jawa Timur), PT Puri Panca Pujibangun (Jawa Timur), dan PT Adi Perkasa Makassar (Sulawesi Selatan).
Pramono menyebut penunjukan enam perusahaan melalui proses lelang yang transparan dan akuntabel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Enam perusahaan itu akan mencetak 939.879.651 lembar mencakup surat suara pilpres, DPD, DPRD kota/kabupaten, DPRD Provinsi, dan DPR.
Pramono mengatakan enam perusahaan ini bakal mulai melakukan pencetakan surat suara pada 16 Januari dan ditargetkan rampung pertengahan Maret mendatang.
Masa pencoblosan Pemilu 2019 digelar 17 April. Pemilihan presiden 2019 dilakukan serentak berbarengan pemilihan legislatif 2019.