Rumah Warga Bandung Bergetar saat Gempa Guncang Sukabumi

CNN Indonesia | Selasa, 08/01/2019 18:58 WIB
Rumah Warga Bandung Bergetar saat Gempa Guncang Sukabumi Suasana kota Bandung di lihat dari dataran tinggi. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Bandung, CNN Indonesia -- Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,4 mengguncang Sukabumi, Jawa Barat. Gempa terjadi pada pukul 16.54 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat titik gempa berada di laut 113 kilometer (km) barat daya Sukabumi.


Gempa juga ternyata turut dirasakan oleh warga Kota Bandung. Sejumlah warga mengaku ikut merasakan adanya getaran dan benda-benda yang bergoyang-goyang.


"Tadi itu tahu ada gempa itu lampu, meja, sama kaca jendela itu semua bergetar," kata Mega Dwi (35), warga Riung Bandung, Kota Bandung, Selasa (8/1).

Ia mengaku, saat gempa terjadi sedang berada di rumah. Akibat getaran gempa, Mega mengaku merasakan pusing.

"Kebetulan lagi di kamar. Karena enggak terasa makin gede jadi diam di rumah terus salat setelahnya," katanya.

Hal serupa juga diungkapkan Wanggi (30), warga Buah Batu, Kota Bandung. Wanggi mengatakan gempa membutnya cukup terkejut.

"Kalau panik sih enggak, cuma kaget saja. Tadi saat gempa langsung berlindung di balik bantal," katanya.

Sementara itu, juru bicara Kantor Pencarian dan Peetolongan (SAR) Bandung Joshua Banjarnahor mengatakan, dalam beberapa hari ini terjadi gempa, khusus di Wilayah Jawa Barat. Seperti terjadi pada Senin (7/1) sekitar pukul 22.04 WIB dan Sukabumi pada Selasa (8/1).

"Dalam beberapa hari ini terjadi gempa, khusus di Wilayah Jawa Barat. Kami mengimbau terhadap masyarakat khususnya yang di tinggal di wilayah perbukitan atau daerah rawan longsor," katanya

"Bila mana melihat temuan retakan tanah, pohon miring, terdapat semacam tapak-tapak penurunan tanah,harap dilaporkan ke aparat setempat untuk mengantisipasi bila mana terjadi longsor," sambung Joshua.

Joshua menambahkan, masyarakat juga diharapkan jangan panik tapi bari bersama saling memperhatikan lingkungan sekitar untuk mengurangi risiko bencana.

"Kami dari Basarnas juga siaga 24 jam bilamana ada yang membutuhkan pertolongan atau evakuasi dapat menghubungi call center kami 115 (free). Untuk wilayah Jawa Barat dan sekitarnya fast response 022-7780437," ujar Joshua.

(hyg/kid)