Andre bahkan menyebut elektabilitas Prabowo bisa menyalip petahana Joko Widodo-Ma'ruf Amin beberapa waktu ke depan setelah Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ikut berkampanye.
"Harapan kita dengan insyaallah SBY mulai turun gunung insyaallah Pak Prabowo sudah menyalip Pak Jokowi," kata Andre saat ditemui di Kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa (8/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu Andre mengatakan belum bisa merilis hasil survei secara detail karena ada aturan di BPN. Dia hanya menjelaskan perubahan elektabilitas terjadi karena kegagalan petahana menjaga pertumbuhan ekonomi.
Jokowi-Ma'ruf memiliki elektabilitas sebesar 54,2 persen suara, unggul dari Prabowo-Sandiaga yang mendapat 30,6 persen suara.
Survei itu digelar 5-12 Desember dengan sampel 1.200 responden dan metode multistage random sampling. Wawancara terhadap responden dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Margin of error sebesar plus minus 2,8 persen.