"Agar seluruh umat Islam yang menginginkan Indonesia tidak dijajah nekolim (neokolonialisme) memilih pasangan nomor 2 yaitu Prabowo-Sandi," tutur Munarman melalui pesan singkat, Rabu (9/1).
Selain itu, umat Islam yang selama ini mendambakan keadilan juga diharapkan semakin yakin untuk memilih Prabowo-Sandi berkat pergantian #2019GantiPresiden menjadi #2019PrabowoPresiden.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Rizieq Shihab ingin ada perubahan dari nama gerakan #2019GantiPresiden. Menurut dia, nama gerakan tersebut mesti diganti karena saat ini telah memasuki 2019.
"Agar gerakan #2019GantiPresiden tidak boleh ada. Sudah waktunya #Gerakan2019GantiPresiden untuk kita tingkatkan menjadi gerakan 2019 Prabowo Presiden Republik Indonesia," tutur Rizieq.
Gelagat Rizieq tersebut telah ditanggapi oleh kubu lawan. Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga menilai seruan Rizieq tidak akan berpengaruh banyak.
"Namanya juga usaha gitu ya dan enggak ngaruh lah. Tapi ini tidak akan masif, lihat saja deh, tidak akan masif," kata Arya kepada CNNIndonesia.com, Selasa (8/1).