Suwarni (59), saksi dari kejadian ini, bercerita pada pukul 5 pagi tadi sedang berjualan kue di dekat rumah Laode. Ia baru sadar ada benda mencurigakan saat sopir Laode tiba di kediaman majikannya di Jalan Kalibata Selatan No 42C, Pancoran, Jakarta.
Ketika itu, asisten rumah tangga Laode memberitahukan sang sopir bahwa ada botol mencurigakan di depan garasi rumah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Rumah Wakil Ketua KPK Dilempari Bom Molotov |
Dari laporan yang sudah dibenarkan oleh kepolisian, kejadian nahas ini sudah terdeteksi sejak pukul 1.00 WIB. Hal ini terbukti dari rekaman CCTV rumah yang merekam orang mencurigakan tampak berada di depan kediaman Laode pagi dini hari itu.
"Dengar tengah malam kayak ada botol kaca. Bunyinya seperti botol pecah. Lalu ada bunyi 'bluk'," tutur Anita.
Lihat juga:Rumah Ketua KPK Juga Dilempar Bom Molotov |
Anita juga mengaku ada suara motor setelah bunyi botol pecah tadi. Suara motor itu terdengar cukup keras menjauh dari sumber bunyi.
"Sember gitu suara motornya, kenceng, ngebut, ngegas," ujarnya.
Bekas bom molotov di rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarief. (CNN Indonesia/Bintoro Agung Sugiharto) |
Polisi baru mendatangi kediaman Laode pada pukul 7 pagi. Mereka mengamankan satu botol mencurigakan berisi spiritus dan sumbu.
Dari kejadian ini, dinding rumah depan garasi hingga dinding balkon rumah Laode terbakar. Warna hitam pekat menyelimuti dinding selayaknya bekas bakar tampak jelas.
Saat ini, pihak Laode maupun keluarganya belum memberikan pernyataan. Sementara itu polisi sudah turun mengamankan situasi di sekitar lokasi.
Lihat juga:Bom Molotov Bakar Dinding Rumah Pimpinan KPK |
Bekas bom molotov di rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarief. (CNN Indonesia/Bintoro Agung Sugiharto)