"Debat besok itu akan menjawab banyak hal tentang dia [Prabowo]," kata Fahri di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (16/1).
Berkaca dari pidato kebangsaan bertajuk 'Indonesia Menang', Fahri mengatakan Prabowo memperlihatkan keinginannya mengakomodasi semua kalangan dan sekaligus membuktikan diri dari berbagai tudingan yang dialamatkan.
Fahri menilai Prabowo lebih memahami dan matang dalam perpolitikan di Indonesia. Sedangkan Joko Widodo, menurut dia, masih belum menunjukkan hal tersebut selama memimpin empat tahun terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Fahri mengatakan debat besok yang mengangkat tema korupsi, hukum, HAM dan terorisme menjadi momen terpenting bagi Prabowo maupun Jokowi.
Karenanya, Fahri berharap debat perdana besok tak berlangsung monoton. Baik Prabowo maupun Jokowi diharapkan dapat menguji gagasan masing-masing tanpa perlu ada basa-basi.
"Istilahnya sudah diadu sebagai pemimpin ya tampil lah apa adanya. Jangan sampai seperti orang ada janjian di belakang layar. Jangan. Tampil aja, habis-habisan saja," ujarnya.
Debat perdana akan berlangsung pada Kamis (17/1) dan akan dimoderatori oleh Ira Koesno dan Imam Priyono. Debat ini bakal berisi enam segmen untuk membahas tema 'Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme'. Segmen pertama diawali dengan pemaparan visi dan misi berdurasi 23 menit 15 detik.
Itu kemudian dilanjutkan dengan dua segmen pendalaman visi misi masing-masing berdurasi 15 menit 30 detik. Pada segmen ini kandidat akan menghadapi soal yang diajukan panelis.
Setelah dua segmen saling bertanya, debat bakal ditutup di segmen enam. Segmen berdurasi 13 menit ini akan berisi kalimat penutup dari masing-masing kandidat.
(swo/dea)