Debat capres esok mengusung tema penegakan hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani mengatakan kesepakatan antara ketua umum partai politik koalisi pendukung dengan Jokowi tadi malam, pasangan nomor urut 01 akan lebih menggali soal visi dan misi Prabowo-Sandi.
"Kalau dari apa yang disampaikan atau disarankan oleh para ketum partai tadi malam, arahnya debat itu terkait dengan rekam jejak dan kebijakan yang menjadi platform atau turunan visi misi dari paslon 02. Kami sepakat untuk tak masuk ke hal-hal yang sifatnya sangat personal," kata Arsul di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (16/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arsul mengungkapkan dalam pertemuan tadi malam, sempat dibahas pula mengenai kasus dugaan pelanggaran HAM 1998, terutama kasus penculikan dan penghilangan aktivis secara paksa. Akan tetapi, pihaknya diklaim bersepakat menjunjung asas praduga tak bersalah.
Meski demikian, Arsul menilai berbagai opsi pertanyaan, termasuk kasus dugaan pelanggaran HAM masih terbuka lebar, karena telah menjadi perhatian publik. Walaupun, hal itu disebut tergantung dari pertanyaan yang diajukan panelis.
"Kita kan enggak tahu nanti pertanyaannya dari panelis apa. Sangat tergantung juga dari apakah itu [kasus pelanggaran HAM] juga disebut dalam pertanyaannya panelis," kata Arsul.
Menurut Moeldoko, latihan pendahuluan sangat diperlukan dalam menghadapi situasi yang jarang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
"Ini kan istilahnya khusus, karena kejadiannya jarang dan ada substansi atau materi-materi yang memang disiapkan secara khusus, sehingga wajar siapapun akan melakukan itu, rehearsal (latihan) namanya," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.
"Ada ahli-ahli ya, ada ahli berkaitan dengan bagaimana berbicara, performance, bagaimana cara penyampaian, bagaimana cara menjawab, macam-macam. Ada pembidangan-pembidangan, ada bidang yang khusus menangani substansi," ujarnya.
Moeldoko mengakui salah satu ahli yang terlibat dalam latihan pendahuluan debat ini adalah Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra. Menurut dia, Yusril menjadi mentor untuk mempersiapkan bidang hukum.
"Kami dari KSP juga menyiapkan dari persoalan persoalan itu ya," kata dia.
Ikuti livestreaming, live report, dan cek fakta debat capres 2019 di CNNIndonesia.com pada 17 Januari 2019 mulai pukul 19.00 WIB. (swo/fra/wis)