Anies mengatakan bahwa depo dengan luas lebih dari 10 hektar di Lebak Bulus tersebut tak bisa dimanfaatkan secara maksimal karena kini tidak dapat lagi dikembangkan.
"Karena dulu kalau dirancang tidak dipikirkan lantai atasnya digunakan, akhirnya kosong tempat itu, lebih dari 10 hektar hanya dipakai satu fungsi, kereta berhenti," tutur Anies di Balai Kota Jakarta, Rabu (16/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak mau berulang, jadi saya bilang kerjakan itu (kajian)," ujarnya.
Sebelumnya, Anies telah memastikan bahwa pembangunan proyek MRT fase II akan tetap berjalan meski belum ada kepastian soal lokasi depo.
"Tidak menjadi kendala untuk pembangunan fase kedua karena menggunakan depo di Lebak Bulus dan ruang-ruang di stasiun di masa off, itu masih bisa dilakukan," tutur Anies, Senin (14/1).
Awalnya, depo akan dibangun di Kampung Bandan, tapi kemudian muncul wacana untuk memindahkan depo ke Stadion BMW.
Wacana pemindahan depo itu mencuat usai Rapat Pimpinan Terbatas Gubernur DKI Jakarta pada 9 Oktober 2018. Saat itu, Anies beralasan sengketa lahan di Kampung Bandan berpotensi menghambat pembangunan proyek MRT fase II. (dis/has)