Ahok soal Pilpres 2019: Saya Imbau Ahokers Jangan Golput

wis, CNN Indonesia | Kamis, 17/01/2019 17:51 WIB
Ahok soal Pilpres 2019: Saya Imbau Ahokers Jangan Golput Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menitip pesan kepada pendukungnya untuk tidak golput di Pemilu 2019 mendatang. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menitip pesan politik kepada para pengikutnya menjelang pelaksanaan Pemilu 2019. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengimbau pendukungnya, yang dikenal dengan sebutan Ahokers untuk menunaikan hak pilihnya saat hari pencoblosan 17 April mendatang.

"Pemilu dan Pilpres 2019 akan dilangsungkan 17 April 2019. Saya mengimbau seluruh Ahokers jangan ada yang golput. Kita perlu menegakkan empat pilar negara kita yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI," tulis Ahok dalam secarik kertas yang diunggah di akun Instagram basukibtp, Kamis (17/1).

Ahok mengajak pendukungnya mencoblos partai politik yang mau menegakkan empat pilar tersebut di seluruh Indonesia.


"Kita harus mendukung agar di DPRD dan DPR RI maupun DPD RI memiliki jumlah kursi yang mencapai di atas 30 persen untuk partai yang teruji dan berkomitmen pada Pancasila," tulis Ahok.

Pemilihan legislatif dan pemilihan presiden akan digelar serentak pada tahun ini. Pilpres 2019 menghadirkan tarung ulang antara Prabowo dan Jokowi. Pada pilpres tahun ini Jokowi berpasangan dengan Ma'ruf Amin dan Prabowo menggandeng Sandiaga Uno.

Di kontestasi Pileg 2019, sebanyak 20 partai nasional dan empat partai lokal Aceh akan berkompetisi di Pileg 2019.

Partai-partai nasional yang bertarung antara lain PKB, Gerindra, Golkar, PKS, PDI Perjuangan, dan Partai Amanat Nasional. Sementara empat partai lokal adalah Partai Aceh, Partai SIRA, Partai Daerah Aceh, dan Partai Nanggroe Aceh.

Dalam pemilu ini partai-partai yang bersaing minimal harus meraih 4 persen dari total suara nasional untuk bisa melenggang ke parlemen.

Ahok sendiri sampai saat ini masih menjalani hukuman dua tahun penjara karena terbukti bersalah dalam kasus penodaan agama. Dia rencananya akan bebas tanggal 24 Januari mendatang. Saat bebas nanti Ahok disebut-sebut bakal bergabung dengan PDI Perjuangan.

(wis/wis)