Pernyataan Yusril ini menanggapi rekomendasi Majelis Syuro kepada Dewan Pimpinan Pusat PBB untuk mengikuti keputusan Ijtimak Ulama yang mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
"Jadi Majelis Syuro itu memberikan pertimbangan dan nasihat kepada DPP, pertimbangan dan nasihatnya itu ya seperti itu, bukan merupakan rekomendasi, apalagi sebuah keputusan jadi dalam PBB," ujar Yusril di LP Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Jumat (18/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertimbangan dan nasehat masih harus ditimbang-timbang lagi oleh dewan pimpinan pusat," ucap Yusril.
Lebih lanjut, terkait arah dukungan di Pilpres 2019, PBB akan menentukan sikapnya di rapat yang dilaksanakan pada 27 Januari 2018 mendatang. Yusril enggan membocorkan mengenai arah dukungan partainya itu.
"Rapat nanti akan menghubungkan dukungan dalam pemilihan pilpres dan memang PBB tidak mungkin akan netral, nanti seperti apa, akan diumumkan pada tanggal 27, jangan sekarang," ujar dia.
Sebelumnya Ketua Majelis Syuro PBB, MS Kaban menyatakan Majelis Syuro merekomendasikan PBB untuk mengikuti hasil Ijtimak Ulama, yakni mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019. (sah/osc)