Jokowi awalnya berencana melihat acara cukur massal di Situ Bagendit, Sabtu (19/1). Setiba di lokasi acara, Jokowi bersama Ibu Negara Iriana sempat melihat terlebih puluhan warga yang sedang dicukur. Dia lantas diarahkan untuk duduk di kursi yang telah disiapkan panitia.
Selain Jokowi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono ikut bagian dalam cukur rambut massal ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi tampak santai dan sesekali melontar canda kepada awak media yang berada di depannya. Dia meminta wartawan untuk geser sedikit lantaran ingin melihat Situ Bagendit.
Mantan wali kota Solo itu juga sempat menawarkan wartawan untuk ikut cukur bersama dirinya.
Herman membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk memangkas rambut orang nomor satu di Indonesia itu. Terlihat rambut Jokowi lebih rapih dengan belahan rambut ke sisi kanan.
Aksi potong rambut Jokowi ini turut menjadi perhatian warga Garut yang sedang bermain di kawasan Situ Bagendit. Acara cukur massal ini digagas Persaudaraan Pangkas Rambut Garut (PPRG).
Usai potong rambut, Jokowi mengatakan bahwa Herman adalah tukang cukur dirinya sejak menjadi gubernur DKI Jakarta. Menurut dia, sudah enam tahun dirinya kerap dicukur oleh Herman ketika berada di Jakarta.
"Mas Herman ini kebetulan memang dari Garut. Kalau di Bogor saya ada juga satu mas Jumadi, itu dari Indramayu," kata dia.
Saat disinggung model potongan rambutnya, Jokowi menyebut model mohawk sembari berkelakar. mantan wali kota Solo itu mengaku bangga dengan tukang cukur yang berasal dari Garut.
"Tukang cukur kan sebuah keahlian dalam industri kreatif fesyen kecantikan. Saya melihat memang di Garut ini memiliki sebuah genetis turun temurun dan keahlian itu," ujarnya. (fra/mik)