"Iya betul, salah satunya untuk mengantisipasi itu (capres lebih aktif)," kata Arief di Gedung KPU kemarin malam (21/1).
Penampilan calon wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin dalam debat perdana menarik perhatian banyak pihak. Ia lebih banyak diam dan enggan menanggapi atau menambahkan pernyataan pasangannya, Joko Widodo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, debat antarcawapres juga dilakukan dalam debat kelima mendatang yang bakal diikuti kedua pasang capres dan cawapres. Namun, dua cawapres bakal diberi satu sesi saling menanggapi saat debat terakhir.
Hal ini disampaikan juga guna menjelaskan perbedaan jenis debat Pilpres 2019 dengan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pilpres yang mengatur debat kandidat dibuat diselenggarakan dengan komposisi tiga kali debat capres dan dua kali debat cawapres.
Sementara itu, KPU menetapkan debat kandidat dengan komisi dua kali debat capres, satu kali debat cawapres dan dua kali debat pasangan capres-cawapres.
"Jadi yang ini dibikin ada pasangannya, jadi bukan dikurangi. Capres itu tetap muncul bahkan di bawah juga muncul ada capresnya juga, lalu cawapresnya ikut satu kali," kata Arief. "Jadi sebetulnya kalau dari sisi tampil capres malah tampil empat kali, dua kali sendirian, dua kali berpasangan. Cawapres tampil tiga kali."