"Tidak seperti tahun-tahun yang dulu, kita selalu diprotes luar negeri seakan-akan kita mengekspor asap. Tapi beberapa tahun ini kan sudah tidak ada lagi komplain dari mereka, artinya kita sudah berhasil menekan kebakaran hutan dan lahan," tutur Wiranto di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (23/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait dengan regulasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan, Direktorat Jenderal Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah menerbitkan Per-MenLHK Nomor P.32/MenLHK/Setjen/Kum.1/3/2 016 tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan.
Hari ini (23/1), Wiranto beserta jajarannya melaksanakan Rapat Koordinasi Antisipasi Dan Kewaspadaan Dini Terhadap Potensi Dan Dampak Bencana Karhulta Tahun 2019.
Dalam rapat koordinasi itu turut hadir Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya, Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar, Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi, dan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor.
Wiranto, yang juga menjabat Ketua Umum PBSI ini, juga mengatakan pihaknya sudah sering melaksanakan rapat koordinasi terkait kebakaran hutan dan lahan bersama gubernur, kementerian dan lembaga terkait.
"Sebenernya sudah banyak sekali kita rapat masalah ini, kita kembali rapat untuk membahas antisipasi jika terlihat titik-titik api yang bisa terjadi nanti pada saat musim hujan selesai," pungkasnya.
(din/arh)