Pertemuan dengan Anies itu, kata Syarif, menjadi salah satu dari rangkaian fit and proper test kandidat cawagub DKI.
"Yang masih dikonsultasikan kepada partai lagi adalah jadwal untuk diskusi dengan Gubernur DKI," kata Syarif di Hotel Arya Duta, Rabu (23/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:PKS Bawa Tiga Cawagub DKI Temui Fraksi PDIP |
"Nanti makalah tersebut akan dipaparkan tanggal 27 Januari," ujar Syarif.
Pada 27 Januari tersebut, selain pemaparan makalah oleh ketiga kandidat, juga dilakukan wawancara mendalam oleh tim panelis.
"Termasuk pemahaman RPJMD DKI 2018-2023 dengan memaparkan makalah tersebut di hadapan para panelis," ucapnya.
Dari rangkaian kegiatan tersebut, Syarif optimis tim panelis dapat menyelesaikan fit and proper test sebelum tanggal 11 Februari.
"Kita sudah sepakat. Meski melihat kepadatan jadwal panelis, saya masih optimistis bisa selesai 9-10 Februari selesai," katanya.
Sebelumnya, Tim panelis telah menyepakati sejumlah indikator yang nantinya akan digunakan dalam fit and proper test. Indikator itu antara lain soal integritas, rekam jejak, sinergitas dengan Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta, serta pemahaman terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta 2018-2022.
Di sisi lain, PKS telah menetapkan tiga nama kandidat calon wagub DKI, yakni Abdurrahman Suhaimi, Agung Yulianto, dan Ahmad Syaikhu. PKS dan Gerindra pun telah bersepakat untuk menetapkan target penyerahan nama cawagub kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 11 Februari. (osc)