"Saya kadang-kadang harus mengecek apakah sertifikat ini diberikan hanya ke bapak ibu di depan tadi atau betul-betul bapak ibu sudah pegang semuanya," kata Jokowi di halaman Skadron 21/Sena, Pusat Penerbangan Angkatan Darat, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten.
Jokowi mengakui masih banyak masyarakat yang belum memegang sertifikat atas tanah yang mereka tempati. Menurut dia, pada 2015 dari 126 juta masyarakat, baru 46 juta yang memiliki, sementara 80 juta lainnya belum mempunyai sertifikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun ini 9 juta harus keluar. Caranya gimana saya enggak mau tahu. Dan terlampaui semua 2017, 5,4 juta keluar, 2018, 9,4 juta bisa dikeluarkan sertifikat ini," ujarnya.
"Sebab itu saya perintahkan dipercepat semuanya. Insyaallah di 2020 semua sudah harus bersertifikat di seluruh tanah air," kata dia.
"Tapi tolong saya titip kalau dipakai untuk agunan, ini dipakai untuk jaminan ke bank tolong dikalkulasi dulu, tolong dihitung dulu. Jangan tergesa-gesa, saking semangatnya dapat sertifikat langsung besok ke bank," ujarnya.
Sebelumnya, Jokowi juga membagikan sertifikat tanah kepada 6 ribu warga Kabupaten Garut, Jawa Barat, akhir pekan lalu saat melakukan kunjungan kerja. Pemerintah menargetkan tahun ini bisa mencetak 9 juta sertifikat tanah untuk masyarakat.