Pada debat itu, Jokowi dan Prabowo mendapat kesempatan satu segmen khusus untuk saling berdebat tanpa batasan waktu.
"Misalnya nanti kita berikan waktu utuh sepuluh menit kepada moderator untuk menanyakan perihal tema tersebut kepada masing-masing calon dan mereka bisa menjawab dan menanggapi," kata Ketua KPU di Jakarta, Jumat (25/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun di debat sebelumnya, para kandidat dibatasi waktu 60 detik hingga 120 detik untuk berbicara. Pembatasan waktu bicara itu yang akan dihapus. Dalam debat kedua kandidat bisa saling berdebat tanpa batasan waktu selama waktu segmen.
Sementara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf menyetujui keputusan KPU agar bisa menggali gagasan kandidat lebih dalam.
"Kalau kemarin kan rasanya kayak lampu traffic yang hanya diukur dari waktunya. Sehingga nanti bagaimana kecanggihan masing-masing paslon untuk menggunakan waktu semaksimal mungkin dan seakurat mungkin," kata Direktur Program TKN Jokowi-Ma'ruf, Aria Bima.
Tema yang diusung dalam debat kedua adalah soal energi, pangan, sumber daya alam, dan lingkungan hidup. (dhf/wis)