Tommy Tjokro telah menyatakan kesiapannya untuk menjadi pemandu debat. Ia pun berharap debat kedua akan berjalan lebih dinamis.
"Mudah-mudahan di debat kedua lebih cair. Kita berharap itu dan penyampaian visi, misi, program juga lebih clear buat masyarakat yang menonton," kata Tommy saat dihubungi, Jumat (25/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada gelaran 17 Februari mendatang itu, Anisha berharap baik Jokowi maupun Prabowo untuk berdebat dalam koridor aturan yang ada.
Sementara Anisha saat ini merupakan presenter berita di iNews. Ia memiliki beberapa pengalaman sebagai moderator, yakni Debat Pilgub NTT, Debat Terbuka II Pilgub Jawa Barat, dan Debat I Pilgub Jawa Timur pada 2018.
Tommy menambahkan dirinya dan Anisha tinggal menunggu surat resmi dari KPU. Mereka juga sudah memulai membangun chemistry sebagai persiapan.
"Mungkin Senin kami sudah mulai bersiap-siap," ucap Tommy.
KPU 'Buntuti' Jokowi dan Prabowo Sebelum Debat
Sementara itu Ketua KPU Arief Budiman menyampaikan pihaknya akan mengutus kamerawan untuk membuntuti Jokowi dan Prabowo saat melakukan persiapan hingga perjalanan dari tempat mereka ke lokasi debat.
"Hal baru yang kita tampilkan akan ada kamera yang terus mengikuti perjalanan masing-masing paslon dari tempatnya menuju tempat debat," kata Arief di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (25/1).
Selain itu, KPU juga akan memfasilitasi kedua kandidat untuk saling bertegur sapa sepanjang perjalanan. KPU akan menyediakan saluran komunikasi agar Jokowi dan Prabowo bisa mengobrol santai.
"Mudah-mudahan ini menunjukan kultur kita, keramahtamahan kita di antara masing-masing paslon," ucap dia.
Debat kandidat kedua Pemilu 2019 akan digelar pada 17 Februari 2019 di Hotel Sultan, Jakarta. Debat juga akam disiarkan langsung oleh empat stasiun televisi nasional, RCTI, MNC TV, iNews, dan GTV.
Debat kedua bakal menjadi panggung dua capres untuk menggali gagasan mereka terkait isu energi, pangan, sumber daya alam, dan lingkungan hidup, serta infrastruktur. (dhf/osc)