Gunung Merapi Luncurkan Lima Kali Guguran Lava

CNN Indonesia | Senin, 28/01/2019 10:43 WIB
Gunung Merapi Luncurkan Lima Kali Guguran Lava Luncuran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari wilayah Balerante, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (12/1/2018). (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Jakarta, CNN Indonesia -- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyebut terjadi lima kali guguran lava pijar meluncur dari Gunung Merapi pada Senin (28/1). Status gunung pun masih Waspada.

Hal itu berdasarkan hasil pengamatan BPPTKG pada periode pukul 00.00-06.00 WIB.

"Berdasarkan data seismik, jumlah guguran 5 kali dengan durasi 14-37 detik," kicau BPPTKG melalui akun Twitter resminya, Senin (28/1).


Selain itu, BPPTKG juga mencatat 2 kali gempa guguran dengan durasi 16-21 detik, pada Minggu (27/1) pukul 18.00-24.00 WIB.

Namun demikian, cuaca di Gunung Merapi pada Senin (28/1) pagi terpantau cerah dengan suhu udara 21 derajat celsius, kelembaban udara 74 persen RH, tekanan udara 915,8 Hpa, dan kecepatan angin 7,2 km per Km ke arah barat.

Selain itu, berdasarkan analisis morfologi kubah lava Gunung Merapi per 22 Januari 2019, volume kubah lava mencapai 461.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan mencapai 1.300 meter kubik per hari atau lebih kecil dari pekan sebelumnya.


Saat ini kubah lava masih stabil dengan laju pertumbuhan yang masih rendah, rata-rata kurang dari 20.000 meter kubik per hari.

BPPTKG juga melaporkan pada periode 18-24 Januari 2019 di gunung teraktif di Indonesia itu tercatat 3 kali gempa hembusan, 1 kali gempa vulkanik dangkal, 223 kali gempa guguran, 2 kali gempa frekuensi rendah, 7 kali gempa tektonik.

Mengacu pada data aktivitas vulkanik Merapi, hingga saat ini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau Waspada.

"Tingkat aktivitas Merapi saat ini Waspada [level 2]," cuit BPPTKG.

Lembaga tersebut merekomendasikan untuk mengosongkan area dengan radius 3 Km dari puncak Merapi.

"Masyarakat, khususnya yang berada di Kawasan Bencana III, diimbau tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa serta selalu mengikuti informasi aktivitas Merapi," tulis BPPTKG.

(arh)