Kejadian itu terjadi pekan lalu. Namun, GNS baru menceritakannya kepada wartawan, Selasa (29/1). Dia mengaku trauma dan enggan kembali ke sekolah usai peristiwa itu.
Belum ada keterangan dari pihak sekolah, maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. CNNIndonesia.com masih berupaya menghubungi kedua pihak tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang nyuruh kepala sekolah. Gara-gara belum dapat kartu ujian, belum bayaran," kata GNS sambil menangis.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, GNS belum membayar uang SPP berbulan-bulan.
Keluarga GNS mengaku belum membayar SPP. Namun, mereka menyesalkan kejadian yang menimpa anaknya. Rencananya keluarga akan memindahkan GNS ke sekolah lain.
"Semoga enggak ada lagi yang kayak adik saya. Kasihan sudah 10 hari enggak mau sekolah. Ketemu orang saja takut, trauma," kata kakak GNS.