Pernyataan Arief merespons niatan Novel mundur sebagai caleg DPRD PBB karena merasa kecewa Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra merapat ke kubu Joko Widodo.
"Kalau ada yang mengatakan a, b, c, d ya partai politik yang mengatakan, bukan orang per orang. Yang daftar kan partai politik, jika ada perubahan, yang menyampaikan adalah partai politik," kata Arief saat ditemui di Kantor RRI, Jakarta, Selasa (29/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini, kata Arief, PBB belum menyurati KPU terkait rencana pengunduran diri Novel Bamukmin.
Novel menyebut keputusan DPP itu bertolak belakang dengan hasil Ijtimak Ulama II yang mendukung Prabowo. Sehingga ia dan beberapa kader PBB akan mundur, termasuk dari proses pencalegan.
"Benar, insyaallah kita akan mundur massal dari PBB. Kurang lebih di DKI bisa seratus orang," ujar Novel saat dihubungi Senin (28/1).