Skor tersebut berdasarkan penilaian responden terhadap enam segmen debat. Survei dilakukan sehari setelah debat dilakukan, yakni 18 Januari hingga 25 Januari.
"Kalau melihat dari segmen-segmen ini, maka Jokowi-Ma'ruf mengalahkan Prabowo-Sandi 5-1," ucap Peneliti LSI Denny JA, Aji Al Farabi di kantornya , Jakarta , Rabu (30/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada segmen penguasaan materi debat, yakni hukum, HAM, korupsi, dan terorisme, Jokowi-Ma'ruf kembali unggul. Sebanyak 37,7 persen responden menganggap paslon nomor 01 itu lebih baik.
Segmen program kerja, paslon no 01 kembali unggul di mata 45,2 persen responden. Lawannya, yakni paslon no 02 hanya dianggap lebih baik oleh 26,2 persen responden.
Kemudian 19,9 persen responden menganggap tidak ada paslon yang unggul. Skor jadi 3-0 untuk keunggulan Jokowi-Ma'ruf.
Pada segmen penguasaan permasalahan sesuai tema debat, Jokowi-Ma'ruf dianggap lebih baik oleh 38 persen responden. Angka itu melebihi Prabowo-Sandi yang hanya dianggap lebih baik oleh 31,6 persen responden. Skor 4-0.
Sementara responden yang menganggap Jokowi-Ma'ruf kompak hanya 30,1 persen. Lalu 19,1 persen menganggap kedua paslon sama saja. Skor menjadi 4-1.
Pada segmen terakhir, Jokowi-Ma'ruf kembali unggul di mata responden. Mereka dinilai lebih baik di segmen kepemimpinan kuat oleh 39,4 persen . Paslon 02 Prabowo-Sandi hanya dianggap unggul 34,9 persen responden.
Mereka yang menganggap keduanya sama saja sebanyak 17,9 persen. Skol akhir menjadi 5-1, Jokowi-Ma'ruf unggul telak atas Prabowo-Sandi berdasarkan responden survei LSI Denny JA.
"Dari lima dimensi debat capres - cawapres, Jokowi - Maruf menang lima dimensi , sedangkan Prabowo - Sandi menang di 1 dimenangkan. Skor 5-1," ucap Aji.
Metode yang digunakan multistage random sampling. Wawancara dilakukan secara tatap muka menggunakan kuesioner. Margin of error kurang lebih 2,8 persen.
LSI Denny JA juga bertanya kepada responden tentang keunggulan secara umum. Sebagian besar responden menganggap Jokowi-Maruf lebih baik daripada Prabowo-Sandi.
Mereka yang menganggap Paslon 01 unggul dalam debat perdana sebanyak 50 persen responden. Sementara, Prabowo-Sandi hanya dianggap unggul oleh 35,4 persen.
"Responden yang masih belum memutuskan atau tidak jawab atau tidak tahu 14,6 persen. Secara umum, publik menilai Jokowi-Ma'ruf menang debat capres cawapres," tutur Aji (bmw/wis)