"Bulan Januari 2019 ada 813 kasus," kata Kepala Dinkes DKI Widyastuti saat dikonfirmasi, Jumat (1/2).
Menurut Widyastuti ada lima kecamatan di Jakarta dengan kasus DBD tertinggi. Rinciannya, yakni Kalideres sebanyak 104 kasus, Cengkareng 60 kasus, Jagakarsa 51 kasus, Cipayung 41 kasus, dan Kebayoran Baru 39 kasus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, Widyastuti menyebut pelaksanaan fogging atau pengasapan yang selama ini dilakukan dirasa kurang efektif. Pasalnya, fogging kerap kali dilakukan di wilayah yang sebenarnya tidak atau belum memiliki kasus DBD.
Widyastuti menjelaskan fogging yang dilakukan di kawasan yang belum memiliki kasus DBD justru membuat nyamuk menjadi kebal sehingga tidak bisa dibasmi.
"Kayak obat kalau diminum tanpa indikasi yang kuat lama-lama nyamuk itu bandel," ucap Widyastuti.
Lebih dari itu, Widyastuti menuturkan selama ini pihaknya terus memberikan informasi kepada masyarakat terkait pencegahan DBD, khususnya untuk melakukan program pemberantasan sarang nyamuk (PSN).