Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengatakan kebijakan ini menyusul program Jak Lingko yang dibuat oleh Pemerintah DKI.
Nantinya, warga yang turun dari arah stasiun dan menuju Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta, ialah warga yang hanya menggunakan transportasi Jak Lingko. DKI akan memasangkan alat pembaca kartu atau tap di ujung-ujung jalan jembatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui kebijakan ini, kata Irwandi, masyarakat akan diarahkan untuk menggunakan JPM dan menggunakan transportasi umum. Irwandi mengungkapkan masyarakat bisa turun di Tanah Abang blok A, blok G, dan Jati Baru Bengkel.
"Di Tanah Abang, Transjakarta juga menyediakan layanan gratis, Tanah Abang Explorer," kata Agung.
Adapun rutenya Tawakal-Tanah Abang (JAK7), Tanah Abang-Kota (JAK10) , Tanah Abang-Kebayoran Lama (JAK11), Tanah Abang-Pos Pengumben-Kebayoran Lama (JAK12), dan Tanah Abang-Meruya (JAK14). Serta Tanah Abang-Gondangdia (1H), Tanah Abang-Blok M (1N), Stasiun Tanah Abang-Stasiun Senen (1R), Kampung Melayu-Tanah Abang (5F) Tanah Abang-Kebayoran Lama (8C), Tanah Abang-Batusari (8K), Pasar Minggu-Tanah Abang (9D), dan History of Jakarta Explorer (12E).
Sebaliknya, saat hendak mengakses stasiun, para calon penumpang KRL yang menggunakan Transjakarta maupun mikrotrans Jak Lingko dapat masuk melalui hall selatan Stasiun Tanah Abang sesuai lokasi perhentian Bus. Sementara, calon penumpang yang menggunakan moda lain dapat masuk melalui hall utara Stasiun Tanah Abang.
[Gambas:Video CNN]
(ctr/arh)