Rudi mengaku dirinya diperintahkan oleh Iwan Kijang, seorang napi yang mendekam di Lapas Merah Mata Palembang untuk menerima paket besar narkotika tersebut. Dia juga membenarkan sudah beberapa kali menjadi kurir sabu-sabu sejak 2016.
"Dia [Iwan Kijang] menghubungi saya, dia bilang bisa bantu enggak, saya dijanjikan upah. Saya mau, terus dia bilang nanti ada yang menghubungi saya lewat telepon," ujar Rudi saat gelar kasus di Mapolda Sumsel, Palembang, Senin (4/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat dalam operasi pengintaian, polisi mencurigai gerak gerik tersangka Rudi yang terlihat sedang menunggu seseorang di depan minimarket. Lalu datang seseorang mengendarai mobil Honda HRV berplat nomor Jambi mendatangi Rudi dan memberikan bungkusan.
Ilustrasi narapidana. (Istockphoto/menonsstocks( |
Kapolda Sumsel Inspektur Jenderal Zulkarnain Adinegara berujar saat ini pihaknya tengah mengejar pelaku yang memberikan paket sabu-sabu tersebut kepada Rudi.
Pihaknya pun akan mendalami keterlibatan napi Iwan Kijang, yang disebut oleh tersangka Rudi merupakan bandar narkoba besar.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM RI Sumatera Selatan Sudirman D Hury mengaku sudah mendapatkan laporan terkait dugaan keterlibatan salah satu napi yang mendekam di Lapas Merah Mata tersebut.
Dirinya membenarkan bahwa adanya narapidana bernama Evansyah alias Iwan Kijang (41) yang divonis 9 tahun 6 bulan karena mengedarkan sabu-sabu.
[Gambas:Video CNN]
"Napi yang bersangkutan sudah kami BAP, dan mengaku tidak mengenal tersangka Rudi yang ditangkap oleh Polda itu. Saat ini napi yang bersangkutan ditahan di sel pengasingan untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar dia.
Pihaknya pun masih menunggu koordinasi dengan Polda Sumsel karena sejauh ini belum ada komunikasi mengenai penangkapan kurir sabu yang mengaku diperintah oleh seorang napi tersebut.
"[Pemeriksaan lanjutan] itu urusan Polda. Yang jelas kami sudah lakukan langkah-langkah. Kalau pihak Polda serius harusnya iya [pemeriksaan terhadap napi]," ujar Sudirman.
(idz/arh)
Ilustrasi narapidana. (