Juru bicara TKN Ace Hasan Syadzily menilai klaim asal konsultan itu digunakan agar publik tak terpaku pada konsultan politik yang sebenarnya di pilpres 2019.
"Babak kedua dari drama Rusia yang dimainkan BPN Prabowo-Sandi adalah drama Bojong Koneng. Drama Bojong Koneng adalah memainkan narasi serba lokal baik strategi lokal maupun konsultan lokal," ujar Ace dalam keterangan tertulis, Senin (4/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melihat kemiripan strategi maka sulit untuk percaya itu strategi lokal ala Bojong Koneng," ujarnya.
"Narasi yang dimainkan adalah Pak Jokowi diserang tidak paham tata krama diplomatik dan sebagainya," ujar Ace.
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
Ace menyatakan Jokowi tidak mengaitkan strategi 'propaganda Rusia' dengan negara Rusia. Istilah itu, kata dia, berasal dari naskah akademik yang ditulis oleh Christopher Paul dan Miriam Matthews dalam artikel yang berjudul The Rusdian Firehose of Falsehood yang terbit tahun 2016.
"Penggunaan metode Rusia tidak ada hubungan dengan pemerintah dan negara Rusia. Kalaupun ada indikasi penggunaan metode ini juga yang melibatkan konsultan-konsultan asing asal Rusia. Jelas tidak berhubungan dengan pemerintah Rusia," ujar Ace.
Lebih dari itu, Ace mengklaim hubungan diplomatik Indonesia dengan Rusia berjalan baik hingga saat ini, bahkan semakin erat. Hal itu, kata dia, ditandai dengan pertemuan Jokowi dengan Presiden Rusia Vladirmir Putin pada KTT ASEAN di Singapura untuk membahas peningkatan kerjasama antar kedua negara.
[Gambas:Video CNN]
(psp/dal)
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. (CNN Indonesia/Hesti Rika)