Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, kejadian Sandiaga disoraki terjadi ketika alumni PL, sekaligus Wakil Ketua TKN Rosan Roeslani menyampaikan kepada Jokowi mengapa pihaknya tak mendukung calon yang merupakan alumni PL.
"Banyak yang nanya ke Saya, ini kok PL tidak mendukung calon cawapres dari PL juga," ujar Rosan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rosan memang tak secara langsung menyebut nama Sandiaga. Akan tetapi, alumni PL yang mengerti bahwa Sandiaga adalah cawapres yang dimaksud Rosan langsung menimpali dengan teriakan.
"Huuu," teriak para alumni PL Bersatu seraya mengangkat jempol tangannya.
Lebih lanjut, Rosan menjelaskan alasannya tak mendukung kawannya di PL itu karena belajar dari Jokowi. Ia berkata Jokowi tak mementingkan golongan untuk kepentingan negara.
"Kami meyakini Bapak (Jokowi) adalah calon presiden 2019-2024 yang terbaik untuk memimpin Indonesia kembali," ujar Rosan. (jps/ayp)