Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bantuan logsitik ke dua kampung tersebut sudah dikirimkan melalui jalur laut. Mengingat jalur darat dari Kampung Niambange menuju dua kampung itu tertimbun material vulkanik.
"Bantuan didistribusikan melalui laut, namun dikarenakan angin laut dan ombak yang besar menyulitkan kapal untuk merapat," kata Sutopo dalam keterangan tertulis, Jumat (8/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jalan setapak menuju Kampung Batubulan akan dibuka. Saat ini akses hanya bisa dilakukan dengan jalan kaki 4 jam akibat medan yang terjal dan sempit," kata Sutopo.
Pemkab Sitaro sendiri sudah menetapkan status tanggap darurat sejak Rabu (7/2) malam. Masa tanggap darurat ini berlaku 7 hari dari 6 sampai 12 Februari dengan opsi perpanjangan sesuai kebutuhan.
Sejauh ini kebutuhan mendasar seperti matras untuk pengungsian sudah dipenuhi. Tim kesehatan juga sudah di pos pengungsian untuk pemeriksaan kesehatan pengungsi. Sedangkan Dinas Sosial sudah menempatkan dapur umum dengan perlengkapan alat masak dan bahan makanan.
Erupsi Gunung Karangetang mulai terjadi pada Sabtu (2/2). Berdasarkan pengamatan sekitar pukul 10.45 WITA, teramati guguran lava mengalir ke Kali Batuare sejauh lebih kurang 2.000 meter dari kawah dua. Guguran lava juga mengalir ke Kali Melebuhe sejauh 2.500 meter dari kawah dua. (osc/pmg)