"BTP masuk PDIP sebagai anggota biasa. Ya sama seperti almarhum KH Yusuf Supendi yang kini digantikan oleh putrinya Azmah Shobirooh. Lalu seperti masuknya Pak Kapitra Ampera. Ada juga 17 purnawirawan TNI masuk PDIP. Ya jadi [Ahok itu] anggota biasa," kata Hasto, Minggu (10/2) dikutip dari Antara.
Lihat juga:Ahok Resmi Jadi Kader PDI-P |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi Pak BTP tidak akan jadi juru kampanye. Karena dia ada agenda kegiatan pribadi di luar negeri," kata Hasto.
"Itu kan agenda pribadi beliau. Berlibur ke luar negeri selama 2,5 bulan," imbuhnya, yang juga menjabat Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma'ruf Amin itu.
"Yang jelas saat ini kami kerjakan pemilu dulu. Fokus kami ke pemilu, konsentrasi penuh," tandasnya.
"Politik itu bicara tentang hal-hal yang sangat fundamental termasuk hubungan kita sebagai sesama manusia, hubungan kita dengan Tuhan, hubungan kita dengan alam raya, itu politik," dalihnya.
[Gambas:Video CNN] (arh)