Hal ini dikatakannya dalam acara deklarasi dukungan seribu purnawirawan yang dihelat di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Minggu (10/2).
Dalam acara itu, Laksamana TNI purn Arief Koeshaeriadi menjadi orang yang membacakan deklarasi secara resmi atas panggung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arief mengatakan bahwa Indonesia adalah negara besar. Karenanya, membutuhkan sosok pemimpin yang bersih, jujur, merakyat serta memiliki komitmen yang kuat untuk menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat.
"Ini adalah dukungan yang memberi semangat kepada kami berdua. Untuk bekerja lebih baik lagi," kata dia.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga menceritakan soal peningkatan gaji anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa). Dia pun turut menyinggung anggaran TNI yang kini sangat besar demi mencapai stabilitas keamanan.
Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga menceritakan sejumlah pencapaiannya. Mulai dari pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah, hingga BBM satu harga di seluruh wilayah.
Purnawirawan yang hadir di acara deklarasi berasal dari berbagai matra yakni Angkatan darat , laut, dan udara. Semuanya berasal dari berbagai wilayah Indonesia.
Eks KSAU Agus Supriatna turut hadir dalam deklarasi dukungan seribu purnawirawan kepada Jokowi. (CNN Indonesia/Prima Gumilang) |
Selain itu, hadir juga Laksamana Madya TNI Purn Freddy Numberi dan Marsekal TNI Agus Supriatna.
Sementara, dari Polri diwakili oleh tiga mantan Kepala Polri. Masing-masing yakni Jenderal Pol Purn Roesmanhadi, Jenderal Pol purn Da'i Bachtiar dan Jenderal Pol purn Bimantoro.
Di urutan selanjutnya ada Kementerin Agama (Rp62,1 triliun), Kementerian Sosial (Rp58,9 triliun), Kementerian Kesehatan (Rp58,7 trilun), Kementerian Perhubungan (Rp41,6 triliun), Kementerian Ristek DIkti (Rp41,3 triliun), Kemendikbud (Rp36 triliun), dan Kemenkeu (Rp31,6 triliun).
(bmw/arh)
Eks KSAU Agus Supriatna turut hadir dalam deklarasi dukungan seribu purnawirawan kepada Jokowi. (