"Kereta api layang/LRT di Palembang merupakan kereta pertama yang beroperasi di negara ini, sebagai moda transportasi umum perintis sesuai Undang Undang harus disubsidi," kata Menhub ketika melakukan diskusi efektivitas kereta LRT di Palembang, Senin (12/2) malam.
Dia menjelaskan, kebijakan pemerintah memberikan subsidi terhadap moda transportasi umum yang tergolong perintis seperti LRT di Palembang ini diterapkan di seluruh dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masyarakat Sumsel tidak perlu khawatir operasional kereta LRT tidak bisa bertahan lama karena pemerintah akan menghentikan dukungan dana APBN untuk mensubsidi operasional kereta pertama di negara ini.
Sementara Gubernur Sumsel Herman Deru pada kesempatan itu mengatakan untuk mengelola kereta LRT diharapkan bisa dilibatkan BUMD milik pemprov dan Pemkot Palembang.
Dengan sinergitas perusahaan milik pemerintah pusat dan daerah, pengelolaannya bisa lebih baik sehingga kereta LRT dapat terus dinikmati masyarakat dan memberikan sumber pendapatan baru bagi daerah ini, kata Gubernur. (eks)